catatan dinda
Rabu, 18 Maret 2020
Seberapa Berbahaya Virus Corona Sebenarnya? Ini Fakta Pentingnya
Epidemi virus Corona merisaukan warga dunia. Banyak orang menjadi paranoid akibat penyebaran besar-besaran virus tersebut yang diikuti dengan berita sejumlah kematian bagi penderitanya. Di Tiongkok sendiri, tempat asal ditemukannya virus Corona tersebut, para warganya banyak mengurung diri demi menghindari penularan.
Melihat dari tingkah masyarakat dunia, tidak bisa dimungkiri virus Corona adalah wabah penyakit berbahaya. Pertanyaannya adalah seberapa berbahayakah wabah ini, terlebih jika dibandingkan dengan wabah-wabah lain yang pernah muncul?
Apakah memang sebegitu berbahayanyakah sampai-sampai mengancam populasi umat manusia? Ataukah sebenarnya virus ini tidak jauh berbeda dengan flu yang biasa menyerang kita? Ini penjelasannya.
1. Virus Corona sudah menyebar hingga 10 kali lipat ketimbang kasus SARS
Dalam laporan aljazeera.com, virus yang dikenal juga sebagai COVID-19 ini setidaknya telah menulari lebih dari 70 ribu orang atau mencapai 80 ribu jiwa. Informasi lebih lanjut dari Business Insider malahan mengatakan setidaknya ada 113 ribu kasus penularan virus Corona yang telah diketahui. Jika dibandingkan dengan kasus SARS atau flu burung yang menghebohkan pada 2003-2004, jumlah tersebut mencapai 10 kali lipatnya mengingat diketahui ada 8.100 kasus penularan SARS.
2. Penyebaran yang cepat itu dikarenakan proses penularan yang cukup mudah
Dilaporkan Centers for Disease Control and Prevention (CDC) jika penularan virus Corona ini melalui medium cairan tubuh manusia, seperti ludah atau ingus. Cairan tubuh terciprat atau tertempel pada suatu objek sudah lebih dari cukup untuk menularkan virus tersebut. Oleh sebab itu CDC menggenjot kampanye menjaga higienitas tubuh dengan cara mencuci tangan.
3. Namun kenyataannya kasus kematian dari virus Corona tidak mencapai 5 persen
Kabar terakhir tentang jumlah korban virus Corona adalah setidaknya mencapai tiga ribu jiwa. Laporan aljazeera.com yang dilansir dari China's National Health Commission menyebutkan pada 10 Maret 2020 ini saja sudah 3.123 nyawa yang melayang akibat ulah virus ini. Tampak banyak dan mematikan, tapi nyatanya tidak.
Dalam artikel yang sama aljazeera.com membuat grafis perbandingan antara jumlah laporan kasus, kesembuhan dan kematian akibat COVID-19. Hasil hitung-hitungan tersebut didapati jika angka kematian akibat virus Corona hanya mencapai dua hingga tiga persen dari keseluruhan laporan penularan. Bahkan jumlah kesembuhan pasiennya pun 25 kali lipat lebih banyak daripada yang mati.
4. Masih kalah mematikan ketimbang SARS
Telah disebutkan jika perebakan SARS yang terjadi pada 2002-2003 dulu mencapai delapan ribu kasus yang mana itu hanya sepersepuluh dari kasus virus Corona saat ini. Hanya saja dari 8.437 kasus infeksi SARS, terdapat fakta angka jika tingkat kematian penyakit tersebut mencapai 10 persen.
Angka ini jauh lebih tinggi ketimbang virus Corona saat ini, membuktikan SARS masih jauh lebih berbahaya. Malahan MERS yang menyerang area Timur Tengah memiliki tingkat kematian hingga 35 persen
5. Tingkat kematian virus Corona malahan bisa disebandingkan dengan angka kematian dari flu
Banyak orang tidak mengetahui bahwa flu bisa membunuh. Penyakit yang dibawa virus influenza tersebut setidaknya memiliki tingkat kematian di angka 0,1 persen. Hanya saja begitu banyaknya penderita sehingga jika dihitung-hitung oleh ft.com, angka kematian flu mencapai 400 ribu jiwa untuk tiap tahun.
Tulisan Live Science memberikan rincian yang lebih detail. Di Amerika sendiri, setidaknya ada 34 juta kasus laporan orang yang terserang flu.
350 ribu di antaranya sampai masuk rumah sakit dan 20 ribu lainnya meninggal. Semua itu dilaporkan oleh CDC. Melihat angka tersebut, jumlah angka kematian virus Corona sebenarnya masih lebih dekat dengan flu ketimbang dengan SARS.
6. Yang membuat virus Corona menakutkan adalah karena ketidaktahuan kita
Live Science memberikan hipotesis mengapa virus Corona jauh lebih menakutkan daripada flu, padahal jumlah angka kematiannya tidak bisa dikatakan selisih jauh. Untuk kasus virus influenza, para peneliti telah melakukan penelitian terhadap mikroorganisme setidaknya lebih dari satu dekade.
Itu membuat kita mengenal banyak tentang flu dan bagaimana cara mengatasinya. Belum lagi peneliti juga paham kapan ramainya penyebaran flu.
Berbeda dengan virus Corona. Virus Corona hadir secara tiba-tiba dan membuat banyak peneliti bertanya-tanya sebenarnya virus apakah ini. Mereka tidak mengetahui bagaimana cara mengatasinya mengingat ini adalah jenis virus baru
Inilah yang membuat warga bumi heboh dengan kehadiran virus Corona tersebut. Melihat situasi ini, kekhawatiran akan virus Corona bakal mereda seiring bertambahnya ilmu pengetahuan mengenai mikroorganisme itu.
7. Diprediksi akan ada virus Corona yang jauh lebih mematikan ke depannya
L.A Times menulis sebuah artikel berjudul “Here’s Why Chinese Scientists Say There’s a Second, More Dangerous Coronavirus Strain.” Secara singkatnya artikel tersebut adalah mengenai perkiraan ilmuwan akan virus Corona ke depannya.
Berdasarkan analisis para ilmuwan Tiongkok akan virus Corona hingga saat ini, terdapat hipotesis wabah virus Corona bisa menjadi lebih berbahaya di kemudian hari. Virus bertipe L yang menjangkit banyak warga Wuhan itu terlihat masih bermutasi dan berevolusi yang mana dikhawatirkan penularannya bisa lebih masif dan agresif.
Namun tidak semua peneliti berpendapat sama. Andrew Rambaut dari University of Edinburgh yang disebut L.A Times pada artikel yang sama mengutarakan jika tidak semudah itu untuk meramalkan virus Corona. Menurutnya masih perlu lebih banyak penelitian terkait COVID-19 sebelum benar-benar bisa memiliki hipotesis kehadiran virus Corona yang lebih banyak.
Sekarang kamu sudah mengetahui fakta virus Corona kan? Jadi apalagi yang perlu ditakutkan? Toh tingkat bahayanya setara dengan flu. Selama kamu sehat dan selama kamu menjaga higienitas tubuh, virus Corona akan susah menyerang dan menjangkitimu..
Kamis, 23 Januari 2020
Rabu, 22 Januari 2020
Memahami Cinta Dari Sudut Yang Lain
Diamlah
Izinkan aku berbicara di hadapan kalian
Dengarkanlah suara-suara kami
suara orang-orang diam
Menarik diri dari peradaban
dari hiruk pikuknya dunia
aku hanyalah seorang pemimpi
seorang penghayal
menganggap yang semu itu nyata
yang nyata itu semu
kahlil gibran bilang
setiap lelaki mencintai dua orang perempuan
satu dalam khayalannya yang begitu sempurna
dua adalah wanita bernafas yang penuh dengan kekurangan
sehingga dia bilang
haruskah aku menggantikan kedudukannya yang sempurna itu dengan wanita tanah liat yang bernafas ?
pernahkah kalian dengar
cerita sekawanan kupu-kupu yang ingin mengetahui seperti apa nyala lilin itu
mereka utus satu diantara mereka untuk menyelidiki
tetapi ia hanya melihat dari kejauhan dan pulang kembali untuk bercerita kepada kawannya
kurang puas, mereka utus satu lagi
ia melihat lebih dekat dan membakarkan sedikit sayapnya pada lilin yang menyala itu
akhirnya ia kembali dengan sedikit luka di tubuhnya
ternyata ada yang belum puas dan ingin serba tahu
ia kesana dengan penuh rasa keingin tahuan
ia dekap lilin yang menyala itu
ia tahu seperti apa nyala lilin itu
menyala bersama tubuhnya yang turut serta
dari kejauhan ada kupu-kupu bijak yang sedari tadi mengamati
ia berkata
dia telah mengetahui apa yang ingin diketahuinya
tapi hanya dia sendiri yang tahu tak ada yang dapat menuturkannya
Sabtu, 18 Januari 2020
Tips Menghilangkan Kantuk saat Berkendara
Tips Menghilangkan Kantuk saat Berkendara
Berkendara sering diidentikkan dengan menjalankan kendaraan bermotor di jalanan umum yang notabennya bersama dengan pengendara lain (meski tidak satu tujuan, tapi kebersamaan itu indah untuk waktu yang singkat).
Secara biologis, tubuh manusia mengikuti ritme sirkadian (bingung kan lu, oke gua jelasin), yaitu proses fisiologis dalam tubuh secara tidak sadar (tapi nggak sampe kesurupan) yang mengatur aktivitas bangun dan tidur. Ketika seseorang pada umumnya beraktifitas di siang hari dan beristirahat di malam hari (manusia normal), meski ada pula yang bertukar jam seperti mereka yang bekerja shift, atau lembur(makanya jadi pengusaha biar nggak diatur-atur). Pekerja shift atau lembur kadang kurang bisa mengatur jam tidur (hidup memang berat, bro).
Menyebalkan ketika kantuk menyerang saat berkendara sepeda
motor atau mobil dan tujuan masih terasa
jauh dan enggan untuk menepi sejenak (daripada lu mati jadi gentayangan,
kan gua juga serem). Sebaiknya kenali dulu (tak kenal maka Ta’aruf, jangan
main sayang aja) tanda-tanda mengantuk :
- Kelopak
mata terasa berat
Jika sudah terasa ada timbel sekilo di kelopak mata, maka
anda harus waspada karena itu tanda anda punya timbel, eh ngantuk maksudnya. Serius
amat bacanya.
·
Sulit
kosentrasi
Setiap sholat pasti minta ditujukan jalan yang lurus, kalo
tiba-tiba di jalan ketemu jalan bercabang itu ada dua pertanda. Pertama, lu
emang sesaat jalannya memang bercabang. Kedua, lu kena
hipnotis mata mulai mengantuk.
- Benggong atau pikiran kosong
Banyak yang bilang jangan sampai bengong atau sampai pikiran kosong,
apalagi saat berkendara bisa menyebabkan hal yang tidak diinginkan. Karena jika
itu terjadi bukan hanya diri sendiri yang akan rugi tapi juga orang lain yang
terlibat. Apalagi kalau terlibat dengan emak-emak, kelar idup lu bro.
·
Mengguap
berkali-kali
Salah satu fungsi masker selain melindungi pernapasan dari debu dan
kotoran lain saat berkendara ialah menutupi mulut saat menguap biar nggak
tengsin, apalagi kalo ada yang cakep. Uuuuuuuu…….
- Kepala terasa berat
Berat kepala manusia tidak sampai 10% dari berat tubuh. Misal berat orang tersebut
50kg, maka berat kepalanya tidak sampai 5kg. jika tidak percaya, coba buat
timbangan lantai jadi bantal, panahnya nunjukin angka berapa. Tapi jangan
timbangan umum, malu di liat orang.
- · Kadang
tidak sadar berada di mana
Man anaa….. man anaa…..
Lupa lagi ada dimana emang wajar daripada lupa diri, eh ups. Kadang
merasa tidak sadar sedang ada dimana dalam waktu singkat menunjukkan anda butuh
pemandu wisata istirahat.
Jika
sudah mengenal tanda-tanda mengantuk, langkah selanjutnya ialah tunangan mengetahui
cara mengatasi kantuk tersebut.
1.
Pilih
jalan yang banyak polisi tidur
Selain
untuk mengurangi kecepatan kendaraan, polisi tidur juga berguna mengurangu rasa
kantuk dengan kejutan kecil sederhana tapi manis).
2. Sarapan
Sudah menjadi
rahasia umum jika sarapan bisa menambah konsentrasi, ntah itu sarapan
yang dikonsumsi dengan diminum, dimakan, disruput, ditelan, dan dibuang kalo
sudah tidak layak makan (jangan lu makan yang basi).
3.
Ajak
teman ngobrol
Kalo
lagi bonceng teman, bisa dijadikan mengobrol dengan teman saat anda merasa
mengantuk. Hanya saja jangan jadikan itu alsan untuk bergosip. Juga pastikan
teman anda benar-benar ada??!!??!!
4.
Menepi
dan tidur sejenak
SPBU
biasa menjadi alternative tempat untuk mengisi bensin dan beristirahat
sejenenak. Ntah itu dengan duduk dan minum atau makan cemilan (punya sendiri,
jangan ngerampok punya orang) atau tidur sebentar (pastiin jangan tidur di tengah
jalan, apalagi di WC).
5.
Buka
kaca mobil/ kaca helm
Mungkin
udara pengap di dalam mobil bisa diatasi dengan membuka kaca mobil atau
kaca helm. Angin surga semilir
akan menambah segar wajah dan mata.
6.
Hindari
minum obat-obatan
Obat-obatan
yang sering menyebabkan kecanduan kantuk bisa membahayaka ketika
berkendara.
7.
Bernyanyi
Ketika rasa kantuk datang (jangan lu bukain
pintu), cara yang cukup ampuh adalah bernyanyi. Anda bebas
memilih lagu sesuai selera, misalkan lagu rock atau metal (kalo hafal, kalo nggak ya dangdung juga
boleh).
Jika
memang tubuh sedang tidak sehat, sebaiknya beristirahat di rumah. Karena hal
sepele bisa menyebabkan kerugian besar bahkan nyawa melayang (gentayangan). Atau
tiba-tiba mengantuk di jalan, sebaiknya menepi mencari tempat peristirahatan terakhir
sementara.
Terima
kasih sudah mampir di blog mimin, jangan lupa sarannya untuk kemajuan blog
mimin ya man teman. Semoga bermanfaat :) ;)
Langganan:
Komentar (Atom)
Seberapa Berbahaya Virus Corona Sebenarnya? Ini Fakta Pentingnya Epidemi virus Corona merisaukan warga dunia. Banyak orang menjadi paran...





























